Wali Kota Sabang memberikan sambutan pada pembukaan even Khanduri Laot Festival 2019

Minggu, 31 Maret 2019 KEGIATAN

Oleh sabangkota

Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom memberikan sambutan pada pembukaan even Khanduri Laot Festival 2019 bertempat di Dermaga CT-3 BPKS. Sabtu (30/3/2019).

Acara pembukaan Khanduri Laot Festival 2019 ini berlangsung meriah dan di saksikan oleh ribuan masyarakat dan para wisatawan dari berbagai negara. Acara pembukaan diawali dengan menampilkan tarian tradisional dan pemukulan rapai sebagi tanda dibukanya Festival Khanduri Laot 2019. Selanjutnya, pemberian santunan kepada anak yatim dan dilanjutkan dengan peusijuk puluhan kapal nelayan disertakan atraksi labuh pukat di perairan teluk Sabang

Wali Kota Sabang dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Khanduri Laot Festival 2019 di Sabang ini merupakan even yang kedua kalinya diselenggarakan. Setelah pada tahun 2018 yang lalu, didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dan ini merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT kepada seluruh masyarakat Sabang untuk melestarikan adat budaya warisan leluhur Aceh yang harus terus dilestarikan keberadaannya di tengah-tengah masyarakat Kota Sabang dan Aceh secara umumnya.

"Alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari semua pihak di tahun 2019 ini, dapat kita laksanakan event ini untuk kedua kalinya dengan dukungan dari semua pihak termasuk legislatif. Semoga even ini dapat terus Kita laksanakan setiap tahunnya secara berkesinambungan," harap Tgk. Agam.

Wali Kota juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Sabang secara khususnya dan masyarakat Aceh secara umumnya untuk terus melestarikan adat dan budaya Aceh. Sehingga harapannya, akan menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial antara masyarakat dan juga meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Kegiatan Khanduri Laot Festival ini adalah ajang untuk memperkuat harmonisasi sosial bagi sesama masyarakat dan dapat dijadikan momentum sebagai sarana untuk mensosialisasikan kembali aturan/hukum kelautan yang telah digariskan oleh Endatu (nenek moyang)" ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Kementrian Pariwisata Bidang Percepatan Calender of Event, Tazbir Abdullah,yang membuka secara resmi Khanduri Laot Festival 2019 mengatakan, Kementrian Pariwisata sangat mengapresiasi terlaksannya even Khanduri Laot Festival 2019 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sabang ini.

Karena, apa yang dilakukan ini telah mengangkat potensi budaya dalam mempertahankan tradisi masyarakat pesisir. "Orang Aceh kalau mendengar khanduri pasti senang, orang aceh sangat gemar khanduri, bahkan khanduri sudah menjadi tradisi turun-temurun. Dan hari ini Kota Sabang mampu menjadikan Khanduri Laot dalam sebuah rangkaian festival seni yang dipadukan dengan zikir. Inilah yang membuat Kota Sabang mampu menampilkan suatu ciri khas berbeda yang dimasukan dalam kelender kegiatan wisata tahunan untuk menarik banyak wisatawan berkunjung ke Kota Sabang," terangnya.

Menurutnya, Kota Sabang ini adalah salah satu pulau yang sudah mendapat prioritas dari Kementerian pariwisata. Presiden sudah ke sini, Wapres sudah ke sini, bahkan semua Menteri juga sudah ke sini, berarti memang pariwisata di Sabang ini akan disumbangkan dan sudah digadang-gadangkan sebagai pulau pariwisata. "Jadi ini ada konsekuensinya, kalau Kita fokus sebagai pulau pariwisata, maka nanti pariwisata akan berkembang dengan bagus. Sabang akan Kita wujudkan sebagai daerah wisata halal, banyak sekali yang bisa kita lakukan. Tentunya ada fokus tentang sesuatu yang ingin dikembangkan yang sesuai dengan adat istiadat Kita" tutupnya.