Presiden Jokowi Dijadwalkan Lauching KJA Offshore di Sabang

Rabu, 18 Oktober 2017 BERITA MEDIA

Oleh admin1


SABANG - 18 Oktober 2017| Terkait dengan pelaksanaan Sail Sabang 2017 nanti, Presiden RI Joko Widodo dipastikan akan melakukan Lauching Keramba Jaring Apung (KJA) Offshore berteknologi modern.
Produk asal negara Norwegia bernilai Rp 47 Miliar tersebut rencananya akan diisi ribuan bibit ikan kakap putih yang nantinya akan diekspor secara berkala.


"Ada tiga daerah yang diberikan Keramba Jaring Apung Offshore, Sabang, Pangandaran Jawa Barat dan Karimun Pantai Selatan Jawa Tengah.
Ketiga daerah ini sudah dipetakan sebagai daerah yang cocok untuk budidaya ikan Keramba Jaring Apung lepas pantai,"kata Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Slamet Soebjakto kepada Wartawan.


Khusus untuk Sabang keberadaan KJA saat ini dalam pelayaran dan posisinya kini sudah berada di perairan terusan Suezz dan diperkiran pada tanggal 22 November ini sudah tiba di Aceh dan akan segera dirakit.
Selanjutnya KJA Offshore akan diletakan 1 Mill dari tepi pantai kawasan laut Keunekai, karena nantinya Presiden Jokowi akan melauching budidaya KJA Offshore lepas pantai berbarengan dengan kegiatan Sabang Sail 2017.
Begitu juga untuk benih sudah disiapkan 3,6 juta kakap putih ukuran 60 s/d 100 gram yang saat ini sedang didederkan di Lhokseumawe untuk selanjutnya setelah cukup ukuran akan diisi di KJA Offshore.


Termasuk untuk pakan sudah dipersiapkan 2,9 ribu ton untuk kebutuhan pertahunnya.
"Dengan demikian saya kira nanti diharapkan bahwa produksi kakap putih di Sabang ini bisa mencapai ribuan ton pertahunnya,"sebutnya.
Lebih lanjut dijelaskan Slamet, pendukung dari kegiatan ini dipersiapkan berbagai sarana dan prasarana seperti Cool Storage sebagai penunjang kegiatan ekspor ikan yang akan dihasilkan nantinya.
Kegiatan budidaya kakap putih ini merupakan kegiatan berintegrasi antara ekonomi, ekologi dan lingkungan, karena di samping meningkatkan produksi berkesinambungan tapi juga membuka lapangan pekerjaan yang cukup besar.
"Di Sabang saya sudah mendata diperkirakan bisa menyerap ratusan tenaga kerja, karena itu memberdayakan tenaga di bidang pendederan dan para nelayan yang ikut terlibat langsung, saya rasa ini mempunyai prospek yang sangat luar biasa buat Kota Sabang karena dalam kegiatan ini kita mengandeng BUMN yaitu Perinus, yang jelas KKP siap mengawal,"katanya.
Meskipun di Sabang ada sedikit perubahan karena arus laut di Sabang sangat kuat, curah hujan yang tinggi disertai angin, makanya ada dilakukan perubahan kontruksi KJA Offshore untuk menghindari terjadinya kerusakan.
Perlu dikatahui KJA Offshore ini merupakan prodak modern yang memiliki kecanggihan kerja menggunakan sistem komputer.
Cara kerjanya bisa langsung dimonitor dari layar komputer, mulai dari mengukur kualitas air hingga pada pendistribusian pakan melalui pipa-pipa yang terhubung langsung dengan sistem komputer.


Selanjutnya Sentra Kelautan Perikanan di Sabang mempunyai prospek yang sangat luar biasa, untuk tahun 2017 ini telah dibangun sarana dan prasarana seperti membangun pelabuhan, Cool Storage, dan pembuatan 30 unit kapal Fiber ukuran 5 GT akan dibagikan kepada masyarakat nelayan di Sabang.
Dan untuk tahun kedua akan dibangun lagi sarana dan prasarana lainnya sebagai kelengkapan pendukung, Bahkan Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) menyatakan akan turun untuk ikut membangun infrastruktur perikanan khususnya di pelabuhan.
Termasuk juga unyuk tujuan ekspor sudah terbuka peluang saat temu bisnis dengan pihak pengusaha Malaysia, Thailand dan dari negara Timur Tengah menyatakan bersedia melakukan eksport langsung dari Sabang.[] Humas/Hdr